(Foto : Detk.com)Judul ini menjadi pertanyaan yang dilontarkan jika saja kita bertemu pakSusno Duaji, sebagai pembuka percakapan. Jawabanya tentu dari Susno Duaji sendiri berupa keadaan dirinya, biasanya orang menjawab dengan kabar kesehatan lebih dahulu. Jawaban akan lain jika kita tanyakan hal ini bukan kepada yang bersangkutan, apalagi jika kita menggunakan ini menjadi pertanyaan yang tidak ditujukan pada siapa-siapa, tetapi kepada kita semua. Jawabanya akan menjadi uraian panjang tentang kondisi mantan Kabareskrim Mabes Polri ini, yang kita tahu saat ini masih menjadi tahanan kepolisian, lembaga tempatnya selama ini mengabdi.
Fenomena Susno Duaji menjadi sangat unik dan sentral. Kemunculanya di ruang publik terkait dengan kontroversi perseteruan kepolisian dengan KPK dengan klimaksnya berupa penahan dua pimpinan KPK, Bibit S Riyanto dan Chandra Hamzah, atas tuduhan menerima suap dari Anggodo Wijoyo. Perseteruan itu diawali dengan pernyataan KPK tentang keterlibatan Susno yang saat itu menjabat Kabareskrim menerima sebagian aliran dana bail out Bank Century, yang mengalir melalui pencairan dana milik Budi Sampoerna, sebagai salah satu kreditur di Bank gagal yang dibail out menjelang pelaksanaan pemilu 2009. Susno menandatangi surat rekomendasi poencairan dana milik slaah satu kon glomerat tadi. Dari penerbitan surat itu KPK menduga ada praktek suap yang dilakukan oleh Susno.



